
Puisi merupakan curahan perasaan hati penyair terhadap apa yang dirasakan, dilihat, dan dirasakan, dilihat, dan dipikirkan dengan menggunakan kata. Penyair berarti pengarang puisi. Penyair juga sering disebut pemuisi
- Unsur-Unsur Puisi
a. Tema
Tema merupakan ide pokok yang mendasari sebuah puisi. Contohnya keindahan alam, perjuangan, keagamaan, dll.
b. Diksi/pemilihan kata yang tepat
Hal ini sangat penting dalam puisi karena puisi merupakan perasaan/pikiran sang penyair yang disampaikan melalui kata-kata.
c. Baris dan Bait

Puisi di atas memiliki 10 baris dan 3 bait
d. Irama dan Rima
Irama adalah keselaran bunyi yang ada pada puisi yang terbentuk oleh pergantian penekanan kata (panjang pendeknya bunyi dan kemerduan dalam membacanya). Rima atau sajak adalah persamaan bunyi yang ada dalam baris-baris puisi. Ada beberapa jenis sajak, diantaranya :
- Sajak Silang (a,b,a,b)
Laksana bintang dilangit malam (m)
Yang selalu menjaga, melindungiku (u)
Baik setitik cahaya dimalam kelam (m)
Nasehatimu penuh sungguh menuntunku (u)
- Sajak Peluk (a,b,b,a)
Hujan pertama di bulan Mei (i)
membangunkan sukmaku yang terlelap (p)
Suara lembutnya saat mengetuk atap (p)
memberiku kesejukan tak bertepi (i)
- Sajak Pasangan (a,a,b,b)
Ibu memetik bunga (a)
Dengan anaknya (a)
Berilmu sepanjang waktu (u)
Tak ada rasa malu (u)
- Sajak Terus (a,a,a,a)
Purnama raya (a)
Bulan bercahaya (a)
Amat cuaca (a)
Ke Majalaya (a)

Referensi : A. Indradi, Rahmah Purwahida. 2016. Erlangga Straight Point Series Bahasa Indonesia kelas 4